MOHON MAAF Oleh: Cak Han's Sebenar-benarnya, Mohon maaf lahir batin Batin mati tanpa maaf Terus memohon untuk mendapatkan ampun Celengan riuh menghibur banyak hati Tanda kemenangan? Anak kecil berbondong-bondong, berlarian mengejar bunyi Adikku misalnya, beserta rombongannya Aku bisa apa, apa yang aku bisa? Kemenangan tanpa juara satu, dua, tiga d iraih oleh mereka yang merdeka Benarkah? Batin mati tanpa maaf Maaf lahir batin tanpa mohon Kepada mereka yang merdeka dan meraih kemenangan Juara berapa? Tanyaku Tersungkur, lupa bersyukur Terlalu nikmat bertengkar antara niat tanpa lawan Bertengkar? Aneh. Heh... Alih-alih buka mata Buka mulut untuk berbicara Bernafas saja enggan Benar saja, Ada yang terlatih, ada pula yang sedang tertatih-tatih Ada yang berani bertanggung jawab Sebagian bingung menjawab Ah sudahlah, Mohon maaf lahir batin Dirikan salat, raihlah kemenangan
Postingan populer dari blog ini
PELANTIKAN KEPALA DESA PAYUDAN DALEMAN Kamis, tepatnya tanggal 16 Desember 2021 atas nama Sasi Purwati Ningsih resmi dilantik menjadi Kepala Desa Payudan Daleman. Pelantikan ini dimeriahkan langsung oleh para pemuda Payudan Daleman yang ikut berpartisipasi dalam menyambut dan mengawal kepala desa selama pelantikan. Tidak hanya para pemuda, masyarakat Payudan Daleman pun juga ikut menyambut Kepala Desa yang baru dengan sangat antusias di sepanjang jalan. Semoga dalam masa kepemimpinannya kepala desa Payudan Daleman yang baru dapat menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya serta membawa perubahan desa ke arah yang lebih baik.
TERSURUK Cak Han's " Man batha'a bihi 'amaluhu lam yusri' bihi nasabuhu " Cucu Adam merunduk Menghidupkan hatinya bernafas lega Terombang-ambing sebab mumbang Mencari celah menjadikannya bergelora Garis kronik menguak Hingga bengkak kening dideritanya Basa pengimbang mengimbangi tumbang Bagai tanduk bersendi gading Insting membawanya bermuara Tertuliskan zuriat bermanuver Imbesil ulahnya si usil Sembrono mendatangi yai Romo Misteri kintil mengatur siasat Bibit buwit, Apakah daku meminta tanduk pada kuda? Ataukah gambaran Isran kala itu? Istyiak, berteriak Menjerit-jerit tangis beraian Bahasa manusia tidak cukup Membuka kitab menyatukan kata perkata Diam! Bersemayam panas sejengkal Sungsang ingsun sungsang Bersila geleng geleng kepala Perjumpaan islah isokorik Menebar kasih sayang paras muka datar Lalu kembalilah .. Robbi tayaqqinni! Menambah amal, mempertajam ingatan. Allahumma anta Robbi Laa iIaaha Illaa anta Khalaqtani Ana abduka

Komentar
Posting Komentar