MOHON MAAF
Sebenar-benarnya,
Mohon maaf lahir batin
Batin mati tanpa maaf
Terus memohon untuk mendapatkan ampun
Celengan riuh menghibur banyak hati
Tanda kemenangan?
Anak kecil berbondong-bondong, berlarian mengejar bunyi
Adikku misalnya, beserta rombongannya
Aku bisa apa, apa yang aku bisa?
Kemenangan tanpa juara satu, dua, tigad iraih oleh mereka yang merdeka
Benarkah?
Batin mati tanpa maaf
Maaf lahir batin tanpa mohon
Kepada mereka yang merdeka dan meraih kemenangan
Juara berapa? Tanyaku
Tersungkur, lupa bersyukur
Terlalu nikmat bertengkar antara niat tanpa lawan
Bertengkar?
Aneh. Heh...
Alih-alih buka mata
Buka mulut untuk berbicara
Bernafas saja enggan
Benar saja,
Ada yang terlatih, ada pula yang sedang tertatih-tatih
Ada yang berani bertanggung jawab
Sebagian bingung menjawab
Ah sudahlah,
Mohon maaf lahir batin
Dirikan salat, raihlah kemenangan

Komentar
Posting Komentar