MANGATA Oleh: Cak Han's Anggai kedamaian ke mana kucari tapi tak kudapat Ujung ke ujung hala candramawa nyala api sebagai tanda Tak bisa tersentuh hanya dirasa. Hingga repui pohon kehidupan tak akan berakhir kara Teruslah berjalan rimpuh tak kenal usia Luas dan sunyi akan menjadi cerita abadi Tatih tak akan letih Peluh tak selamanya membuatmu payah Ia akan menemani cita tuhfahmu tak terhingga Bersih, suci, nan mulia. Damailah hati, Tak perlu meminta matahari untuk menerangi setiap pijakan ke mana diri membawa Bersihkan hati dari selirat kegundahan derita Tanpa dibelah dan dimasukkan pada bejana emas sangkala itu. Sekali lagi, pejamkan matamu Tibalah engkau di candra.
Postingan populer dari blog ini
TERSURUK Cak Han's " Man batha'a bihi 'amaluhu lam yusri' bihi nasabuhu " Cucu Adam merunduk Menghidupkan hatinya bernafas lega Terombang-ambing sebab mumbang Mencari celah menjadikannya bergelora Garis kronik menguak Hingga bengkak kening dideritanya Basa pengimbang mengimbangi tumbang Bagai tanduk bersendi gading Insting membawanya bermuara Tertuliskan zuriat bermanuver Imbesil ulahnya si usil Sembrono mendatangi yai Romo Misteri kintil mengatur siasat Bibit buwit, Apakah daku meminta tanduk pada kuda? Ataukah gambaran Isran kala itu? Istyiak, berteriak Menjerit-jerit tangis beraian Bahasa manusia tidak cukup Membuka kitab menyatukan kata perkata Diam! Bersemayam panas sejengkal Sungsang ingsun sungsang Bersila geleng geleng kepala Perjumpaan islah isokorik Menebar kasih sayang paras muka datar Lalu kembalilah .. Robbi tayaqqinni! Menambah amal, mempertajam ingatan. Allahumma anta Robbi Laa iIaaha Illaa anta Khalaqtani Ana abduka
SI KHENDI' Oleh: Cak Han's Dari mana asal kundika ? Ia ada. Mbah Gus yang tidak mengenali tempat di mana ia berada Setiap singgah ia jadikan rumahnya Aduu ... rupanya menawan pun jiwanya. Aku tertahan! Kuhabiskan waktu untuk bertamasya tidak dengan kebijaksanaan. Si pengamat musik mancanegara pensiunan bersiul seakan melihat jiwa mudanya kala penyiar radio surabaya menyanyikan lagu Bimbo , musafir dan sajadah panjang ... Aaah ... Benar-benar beda. Takjub, hening, riuh tanpa dasar. Ismail; penuh penjiwaan. Aku; terperangkap. Mau aku teruskan cerita ini? Ada delapan belas wadah suci. Jangan selalu tuduh aku Shiddhi . Batinku terjajah oleh tujuan-tujuan. Untung saja amerta dan sunya penghilang sunyi diam. Jason tertawa, dia bilang "Hidup hanya numpang ketawa" Dengan gelagat kebahagiaan segara datang. Sambutlah dengan kedamaian. Akhirnya dapat kurekayasa,...

Komentar
Posting Komentar