Diskusi Lingkar Pemuda Payudan


Sabtu, 26 Desember 2020 Gerakan Pemuda Peduli Desa (GP2D) Payudan Daleman Guluk-Guluk Sumenep mengadakan Diskusi Lingkar Pemuda Payudan (DaLPP)  yang merupakan acara perdana dari GP2D. Acara ini dilaksanakan di kediaman Suntari dan terbuka untuk umum. 

Diskusi ini dilaksanakan dengan tujuan: 

1. Membuka mindset pemuda Payudan untuk lebih menggali potensi desa yang dimiliki.

2. Menjaga komonikasi dengan pemuda Payudan. 

3. Menyosialisasikan Gerakan Pemuda Peduli Desa (GP2D) kepada elemen masyarakat khususnya para Pemuda Payudan.


Acara ini dimoderatori langsung oleh Suntari selaku tuan rumah sekaligus salah satu pengagas utama Gerakan Pemuda Peduli Desa(GP2D) dan narasumber diskusi ini adalah Mondzir, S.HI., M.H, seorang pemuda Payudan yang pernah menjadi juara MTQ bahkan beliau sudah menerbitkan buku. Tidak hanya itu, acara diskusi ini juga dihadiri oleh M.  Misbahol Ulum Ilyas,  S. Sy., MH serta beberapa tamu undangan lainnya. 


Tema yang diangkat dalam diskusi ini adalah tentang "Kontribusi Pemuda dalam Membangun Bangsa".


Narasumber menjelaskan bahwa Indonesia merdeka karena pemudanya mau berjuang sampai mereka berani menculik Soekarno untuk kemudian membacakan proklamasi kemerdekaan. Beliau juga menyampaikan bahwa pemuda adalah agent of change yang mampu berpikir kritis dan mau merealisasikan ide-ide kreatif yang dimilikinya dan sebagai pemuda kita harus memberikan sumbangsih terbaik.


Perubahan dimulai dari anak muda.

Mondzir qoutes

Ir. Soekarno pernah berkata: Beri aku 1000 orang tua maka akan kucabut gunung semeru dan beri aku 10 pemuda maka akan kugoncangkan dunia.


Mari bersama membangun perubahan


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini